//
arsip

True Story

This category contains 6 posts

Selamat Jalan Ustadz Lukman (Mbah Marijon)

image

Inna lillahi wa inna ilahi raajiun. Telah meninggal dunia sahabat kita, pejuang Syariah dan Khilafah, Ust Lukman (Mbah Marijon) Infokom tadi malam.
Continue reading

Advertisements

Kisah Khalifah Umar ra. dan Si Pemuda Lusuh

Kisah ini sudah populer di antara kita, namun setiap kali saya membacanya, mengingatnya, selalu membuat merinding, terharu bahkan berkaca-kaca..
Continue reading

Saat-saat berkesan bersama Alm. Kang Hamid Amali

Hidup ini singkat. Tak terasa. Satu tahun sudah sahabat saya meninggalkan kita semua, tepatnya 17 November 2012. Kang Hamid, begitu saya memanggil sahabat saya yang suka ngerujak ini. Walaupun kami baru kenal saat memasuki dunia kampus, seterusnya kami akrab bagai sudah kenal puluhan tahun. Ya, begitulah dia, akrab dengan siapa pun. Subhanalloh, jadi ingat masa-masa perjuangan dengannya. Continue reading

Anakku, Jadilah Pejuang yang Shalih

Alhamdulillah, syukur kami panjatkan keharibaan illahi rabbi, Dzat yang Mahaagung. Tiga bulan yg lalu, tepatnya hari Jumat, tanggal 3 Mei 2013 atau bertepatan dengan 23 Jumadil Akhir 1433 H pukul 10.25 WIB telah lahir putra pertama kami dengan normal yang kemudian kami beri nama: Muhammad Khalid Ibrahim. baca selengkapnya…

Innalillah, Ini cobaan saya

Hari itu Sabtu, 27/07 sekitar pukul 18.00 WIB. Selepas menunaikan sholat maghrib dan berbuka dengan seteguk air, sy melanjutkan perjalanan bersama adik ipar sy. Masing2 membawa motor sendiri. Sy di depan, dia di belakang.

Aktivitas sy saat itu untuk mengambil paket motor yg sy kirim dr Jogja, sampai di Tangerang memang menjelang maghrib. baca selengkapnya…

1 Jempol Mas Trisno

Suatu ketika saya berkesempatan mengisi training dengan materi team work di Forum Silaturahim dan Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) bersama rekan saya. Saat acara hendak dimulai, ice breaking biasa saya lakukan dengan audience. Tentu dengan tujuan agar antara saya dan audiens tidak ada jarak pemisah, cie hehe.. Maksudnya agar suasana cair dan gelombang otak saya dengan audiens sama. Saya memulainya dengan perkenalan kecil, melontarkan pertanyaan ringan agar terbuka keakraban. Baca Selengkapnya…