//
selamat membaca...
Catatan Pribadi

Teladan Terbaik dari Muadz dan Muawwidz

Teladan Terbaik adalah mereka yang melalui proses yang tak biasa. Mereka melalui sebuah proses yang begitu panjang dan berliku. Sebuah jalan terjal, mendaki, bahkan melewati tepian jurang yang membahayakan jiwa raganya. Teladan terbaik memahami bahwa proses itu harus ia lewati. Proses itu yang kemudian disebut dengan Jalan Perjuangan.

***

Ada milyaran manusia dimuka bumi. Ada beraneka ragam sifat dan karakter. Ada banyak prestasi yang diraih oleh mereka. Ada banyak yang berhasil meraih apa yang diinginkannya. Ada banyak yang berhasil mewujudkan impiannya. Ada banyak yang berhasil membuktikan diri sebagai seorang yang dapat melewati batas maksimum dirinya sehingga ia menjadi “siapa”.

Sahabat muda, pasti kita tahu bagaimana proses terjadinya seekor kupu-kupu. Kita pun tahu bagaimana pengorbanan kupu-kupu menghasilkan diri yang begitu rupawan. Berawal dari seekor ulat yang bagi sebagian orang menggelikan dan menakutkan, kemudian berubah menjadi kepompong yang dengan diamnya ia berpuasa selama satu minggu lebih. Ia tak makan dan juga tak minum. Pengorbanan itu ia lakukan demi mendapatkan perubahan yang sifinifikan dalam dirinya. Ia memahami itu dan ia lewati dengan sungguh-sungguh. Ia melewati Jalan Perjuangan.

Seperti halnya kupu-kupu, manusia yang menjadi teladan terbaik melewati Jalan Perjuangan yang berat; ada cobaan disana, juga akan ada musibah, ada tekanan, ada perlawanan, ada ancaman, ada tuduhan, ada caci maki, ada sindiran, ada hasutan, ada bujuk rayu, ada propaganda, ada serangan, ada perlawanan, dan ada berbagai fitnah yang ditujukan kepadanya dan Jalan Perjuangan yang ia tempuh.

“Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Alloh, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.” (QS Ali Imron (3): 186).

Teladan Terbaik sudah dipastikan oleh Alloh akan merasakan gangguan terhadap dirinya. Gangguan yang menyakitkan yang bisa jadi mengancam jiwa. Namun, Alloh menegaskan pula bahwa tidak perlu risau, dan gudah gulana. Karena dengan sabar dan ketaatan kepada syariahNya kemuliaan itu akan diperolehnya.

Jalan Perjuangan Pengemban Dakwah

Ada sebuah kisah dijaman Rosul saw. dari seorang pemuda belia yang memilih jalan perjuangan bersama Islam, ia adalah Muadz bin Amr bin Jamuh dan Muawwidz bin Afra’. Apakah sahabat mengenalnya? Jika tidak, maka bacalah sampai akhir karena kisahnya menggetarkan hati.

Muadz bin Amr bin Jamuh dan Muawwidz bin Afra’adalah pemuda dari Madinah Al Munawwaroh. Usianya saat itu masih 14 tahun dan 13 tahun. Kedua masih belia, namun terlihat dewasa. Karena hal itulah Rosulullah saw. mengizinkannya ikut serta dalam Perang Badar.

Pada perang Badar, Muadz dan Muawwidz berada dibarisan pejuang Islam senior. Kedua pemuda ini mengapit Abdurrahman bin ‘Auf ra. Sehingga membuat Abdurrahman bin ‘Auf begitu takjub. Rasa takjubnya bertambah ketika pemuda itu bertanya kepadanya “Wahai Paman, manakah orang musyik itu yang bernama Abu Jahal?”

“Apa yang hendak kamu lakukan?” Tanya Abdurrahman ra.

“Aku hendak membunuhnya, karena kami dengar ia telah menghina Rasul saw. Di Makkah.” Sambut Pemuda itu.

Mendengar jawaban itu Abdurrahman semakin takjub. Bayangkan saja, jarak antara Madinah dan Makkah berkisar antara 500 km. Jarak yang jauh ini ternyata bukan manjadi alasan bagi kedua pemuda itu untuk tidak membela Rosulnya.

Dengan semangat yang berkecamuk dalam hatinya, dilandasi dengan keyakinan yang kokoh ia maju ke medan Badar. Kita tahu perang Badar ini adalah perang yang dahsyat. Tetapi, kedua pemuda ini mengerti betul apa konsekuensi atas impiannya itu.

Impian kedua pemuda shalih itu adalah membunuh musyrikin, Abu Jahal, pemimpin pasukan kaum Qurays, yang dijaga oleh puluhan algojo dan prajurit terbaik kaum Qurays. Perlindungan untuk Al Hakam (Abu Jahal) itu laksana pohon rimbun. Kaum musyrikin tak ingin pemimpin mereka terbunuh.

Pengawalan begitu ketat ternyata tak meluluhkan niat kedua pemuda itu membunuh penghina Rosulnya itu. Kedua pemuda ini kemudian melaju dalam kerumunan perang Badar yang sedang berkecamuk. Dengan pedang ditangan kanannya, Muadz bin Amr bin Jamuh berhasil menerobos dan mematahkan betis Abu Jahal hingga tersungkur. Luar biasa. Lalu, apa yang ia korbankan? Ia kehilangan lengannya akibat sabetan pedang Ikrimah, anak Abu Jahal. Satu lengannya putus. Namun, ia masih berjuang dengan membara.

Abu Jahal masih hidup, dengan nafas terengah-engah, kesempatan itu kemudian diambil oleh Muawwid bin Afra’. Kemudian pemuda ini menebasnya dan dituntaskan oleh Abdullah bin Mas’ud. Muawwidz pun akhirnya mewujudkan impiannya membunuh Abu Jahal. Apa yang ia korbankan? Muawwidz gugur dalam peperangan sebagai syuhada.

Sahabat muda, apa yang dilakukan Muadz bin Amr bin Jamuh dan Muawwidz bin Afra’ sangatlah langka. Mereka adalah teladan masa kini. Jalan Perjuangan yang mereka tempuh adalah Jalan Kemuliaan. Merek rela meninggalkan aktifitas keremajaan mereka untuk berjuang untuk Islam, Alloh dan Rosulnya.

Seusia mereka sudah begitu yakin kepada Janji Alloh SWT. Lalu, bersiapkah sahabat menapaki Jalan Perjuangan sebagaimana yang dilalui oleh Muadz dan Muawwidz?

Bersiapkah sahabat membela Rosul saw. ketika beliau dihina dinakan?

#YukNgaji,

Pantaskan diri menjadi pribadi shalih dengan mencontoh teladan terbaik.

Salam Perjuangan,
Prio Agung Wicaksono

Advertisements

About Muslim Optimizer

karena hidup ini singkat, maka pastikan taat dengan syariat agar selamat dunia dan akhirat l berbagi untuk bekal kehidupan yang hakiki :) @prioagungw

Discussion

One thought on “Teladan Terbaik dari Muadz dan Muawwidz

  1. jika jadi pemimpin melaui pencitraan apa jadinya bangsa ini? …. palsu

    Like

    Posted by boykolot | July 25, 2016, 11:22 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: