//
selamat membaca...
Artikel Pilihan

Remaja Islam: Inilah Eranya Generasi Dirindu Surga Memimpin Perubahan

Dear Remaja Islam yang selalu optimiz, jika sahabat diminta memilih diantara dua pilihan hidup, yang pertama: hidup muda foya-foya, tua kaya raya tapi masuk neraka atau yang kedua: memilih menjadi muda shalih-shalihah, dicinta penduduk surga, dirindu kanjeng Nabi SAW. Dari kedua itu, mana yang akan sahabat pilih? Jika sahabat masih sehat akal pikiran dan hati, tentu tau mana yang sahabat pilih. Yang pertama atau yang kedua? Yakiiin?

Jika pilihan sobat adalah yang kedua, itu saya anggap sudah sesuatu yang wajar bin biasa, alias otomatis menginginkan itu. Siapa coba yang gak mau masuk surga? Iya apa iya? Hanya orang yang super ngawur saja yang berani mempertaruhkan kesenangan dunia dengan berfoya-foya dengan mengorbankan surga yang nikmatnya tanpa batas. Dan Hanya orang gila bin gak waras sajalah yang abstain dari menjawab dua pilihan itu. Betul apa betul? Hehe

Jadi, sudah bisa dipastikan semua orang yang waras akan memilih opsi kedua, yaitu memilih menjadi muda shalih-shalihah, dicinta penduduk surga, dirindu kanjeng Nabi SAW. Betuuul? Sekali lagi hanya orang-orang yang super berani bin ngawur saja yang mengorbankan surga demi kenikmatan dunia.

TAPI ANEHNYA, orang super pemberani dan ngawur itu ternyata ada. Yaitu mereka yang lebih memilih untuk berfoya-foya diusia muda, dengan dalih “hidup cuman sekali, udaaah nikmatin aja coyy..” Atau bisa juga mereka bilang “udik banget sih, jaman gini aja gak gaul (baca: dugem, ngedrug, ngisep). Na’udzubillah. Ternyata, ada banyak orang yang mereka lebih memilih kenikmatan dunia saja dan mengenyampingkan surga. Orang-orang seperti inilah yang saya katakan ngawur, mengapa? Karena udah keluar dari rasio nalar pikir manusia normal.

Sekarang, jika sobat ditanya, “Siapa diantara kamu yang pengen masuk neraka?” Tentu semua akan jawab, gak akan ada yang mau. Namun, pada faktanya, jalan sepertinya ini sayangnya banyak ditempuh generasi muda muslim sekarang. Orang sering bilang dengan sebutan STMJ–sholat terus maksiat jalan. Duuh, kasihan yaa.. Ngeri rasanya melihat betapa amburadulnya generasi sekarang. Mereka udah familiar banget sama yang namanya kondom. Mereka ikhlas ngorbanin keperjakaan dan keperawanan mereka buat memuaskan cinta mereka alias nafsu belaka.

Tak heran jika ada survey dari BKKBN tahun 2010 yang menyebutkan 51% remaja Jabodetabek udah gak perawan lagi alias udah pernah berhubungan badan. Ini adalah perilaku menyimpang luar biasa. Seks bebas telah meracuni generasi muda yang alay ini, naudzubillah. Fakta lain juga ada yang berasal dari Kemenkes RI tahun 2012 yang menyebutkan sekitar 26.000 kasus penyakit HIV AIDS yang menjangkiti usia 20-29 tahun, ini artinya usia generasi muda sekarang, usia remaja, mahasiswa. Lebih mengejutkan lagi, 50% penularan HIV AIDS itu berasal dari seks bebas. Dan sisanya berasal dari jarum suntik, hubungan homoseksual, dan lainnya hingga 100%. Memilukan.

Saatnya Remaja dan Pemuda Islam Bangkit

Sudah saatnya remaja membuka mata, membuka hati dan pikiran. Menyadari bahwa kita telah menjadi korban dari monster pergaulan bebas yang lahir dari sistem hidup sekuler yang sangat liberal. Inilah akar masalah utama hancurkan generasi muda sekarang ini. Inilah pokok masalahnya. Yaitu dipisahkannya urusan dunia dan urusan agama. Saat agama dipisahkan dari urusan dunia, seperti pendidikan, politik, ekonomi, budaya, hubungan luar negeri, sistem hukum, dan lain sebagainya segala aspek kehidupan, maka bersiap siagalah untuk mendapat azab dan kehancuran.

Sudah saatnya para orang tua mereka mengawal putra putri mereka dilevel keluarga. Mendidiknya dengan cinta dan menjadikan Islam sebagai standar pendidikan putra putri mereka. Karena iman adalah sekokohnya benteng pertahanan.

Level kelurga saja tidaklah cukup. Harus ada sistem kendali ditengah masyarakat yang bersumber dari Islam, berupa sistem pergaulan yang Islami. Memisahkan urusan khusus putri dan putra. Memberi sanksi yang tegas bagi pelaku zina dan membuat mereka jera. Dan semua itu hanya ada di Islam.

Di level pemerintahan, juga harus memiliki peraturan yang jelas sesuai Islam. Mulai dari sistem pendidikan berbasis Islam yang bertujuan membentuk syakhshiyah Islamiyyah, yakni kepribadian Islam dengan membentuk pola pikir dan pola sikap Islami. Inilah yang sejatinya diterapkan dan mengganti sistem pendidikan sekarang yang sarat denga bayaran mahal dan materialistik.

Saat ini pemerintah kita mengadopsi sistem pemerintahan Demokrasi, yang sejatinya bertentangan dengan sistem pemerintahan dalam Islam. Oleh karena itu, pemerintah tidak boleh membuat aturan yang justru menyuburkan tindak maksiat, seperti peraturan secara resmi mengenai lokalisasi maksiat, ijin untuk tempat hiburan yang sarat dengan maksiat juga, serta menggunakan hukum buatan manusia yang tumpul. Tak membuat jera sedikitpun.

Sebaik-baik pembuat hukum adalah Allooh SWT, “Innilhukmu illaliLlah” tidak ada pembuat hukum, kecuali Alloh SWT. Saatnya pemerintah menerapkan Islam sebagai dasar pemerintahan untuk mengatur kehidupan bermansyarakat. InsyaAllah membawa kebaikan. Ini sesuai kaidah syara, “Dimana diterapkan syariat, disitu ada maslahat”.

Sudah saatnya remaja islam bangkit memimpin perubahan dibawan kepemimpinan Islam. Seperti halnya pejuang Islam Muda yang mengukir sejarah dengan tinta emas: Muhammad Al-Fatih, Mus’ab bin Umair, Zubair bin Awwam, Ali bin Abi Thalib, Khalid bin Walid. Ini adalah bukti konsekuensi keimanan kita sebagai muslim. Sebagai bukti kecintaan kita kepada Allooh SWT. Saatnya pemerintah dan seluruh kamu muslimin membuang jauh sistem pendidikan yang materalistik yang hanya menghasilkan generasi tak bermoral, tak beriman dan hanya menghasilkan pemimpin-pemimpin buruk yang doyan korupsi.

Saatnya kita menyongsong era keemasan kembali untuk yang kedua, seperti sabda Nabi SAW,
“…ثم تكون خلافة على منهاج النبوة” (رواه أحمد)

“…Lalu akan ada kembali KeKhilafahan yang mengikuti metode kenabian..” (HR Ahmad)

Wahai kaum muslimin, generasi muda perubahan
Sambutlah seruan Allooh dan Nabimu. Tidak ada sebaik-baik seruan selain seruan untuk mendekat dan taat kepadaNya. Seutuhnya. Wallohua’lam

Salam Optimiz, @prioagungw

Advertisements

About Muslim Optimizer

karena hidup ini singkat, maka pastikan taat dengan syariat agar selamat dunia dan akhirat l berbagi untuk bekal kehidupan yang hakiki :) @prioagungw

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: