//
selamat membaca...
Optimasi Diri

Life Start Here

Awal mula kehidupan telah dimulai dari sebuah perjuangan. Perjuangan untuk menjemput kehidupan pada rahim. Siapa pun kamu, detik ini, di depan buku ini, adalah seorang pejuang. Tabiat seorang pejuang adalah terus bertahan, tumbuh dan berkembang. Mencari daerah jajahan dan meluaskan pengaruhnya. Mengatur alur  dan menajamkan strategi perangnya. Hingga ia tahu, kapan ia mengisi amunisi dan kapan ia menuju medan laga.

Banyak para pejuang kini telah berada di medan tempur. Menyapu satu demi satu daerah penaklukan. Menyerbu dengan taktik jitu untuk menaklukkan ribuan manusia lainnya. Menyelamatkan mereka dan membina mereka. Merehabilitasi tawanan menjadi tentara-tentara mereka. Memoles wajah-wajah liar mereka agar semakin liar dalam lini perjuangan.

Hanya orang yang mampu bertahan dalam ugalan-ugalan dakwah sajalah yang mampu bertahan pada kondisi sesulit apapun. Satu hal yang paling menarik untuk saya perhatikan dari mereka adalah kemampuan mereka untuk menge-charge energy mereka. Tsaqofah mereka. Delivery mereka. Self defensive mereka. Dan tentu cara mereka memandu tim dan mengasah strategi menguasai jantung penaklukan.

Satu kali dalam seminggu ada kesempatan buat mereka untuk meng-upgrade, dan merefresh ide-ide mereka, kemampuan mereka, keyakinan mereka dan tentu kesabaran mereka. Mereka dipimpin oleh orang-orang yang luar biasa. Berjuang demi pamrih surga. Luar biasa. Hanya surga yang diinginkan mereka. Karena ketiga surga di dapat oleh mereka, itu tandanya Allooh SWT, Tuhan mereka ridho terhadap mereka.

Hari demi hari perjuangan terus berlanjut, hingga akhirnya kini harus terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas diri untuk terus melaju dalam medan tempur. Bagaimana jadinya jika tentara super canggih itu kemudian mengalami kanker alias kantong kering? Tentu ia membutuhkan obat penenang (penghasilan). Tanpa amunisi satu ini, jalan perjuangan menjadi pincang. Permasalahannya, banyak diantara pejuang yang giat dalam medan tempur kemudian kesulitan untuk memperoleh penghasilan.

Jika ada sebuah kalimat yang menyatakan bahwa:

“Setiap apa yang kamu lakukan, sesungguhnya menunjukkan seberapa kuat keyakinamu”

Itu artinya seberapa yakin kamu dengan rezeki Allooh adalah seberapa yakin kamu terus melaju dalam medan tempur tanpa memikirkan penghidupan. Sebuah pemahaman yang luar biasa. Ada dua hal yang mungkin terjadi. Secara logis, ada sebab akibat yang akan mendatangkan pertolongan.

Pertolongan hanya datang untuk orang yang dekat denganNya.

Hanya orang-orang sholeh yang akan merasa tenang dengan karuniaNya. Dan hanya orang-orang yang taat sajalah yang tentram jiwanya. Dhuha menjadi pegangannya dan tahajjud menjadi kekuatannya. Dan doa menjadi belatinya. Ia tak khawatir menapaki hutan belantara tanpa bekal apa pun. Karena keyakinan adalah kehidupan baginya.

Saudaraku, engkau adalah karunia terbaik. Dia memintamu untuk melakukan terbaik, hanya yang terbaik. Setiap langkahmu adalah hisab. Setiap katamu adalah hisab. Setiap senyummu adalah hisab. Setiap kedipan matamu adalah hisab. Lalu dimanakah imanmu ketika lalai dalam perjuangan?

Hidupmu di mulai dari sini. Dari titik ini. Tidak ada kehidupan yang lebih kecil, sempit dan memenjarakanmu selain dunia ini. Duniamu yang 24 jam waktu dunia. Silih bergantinya malam dan siang menjadi saksi atas tidurmu. Menjadi saksi atas leha-lehamu. Menjadi saksi atas perbuatan kesia-siaanmu. Menjadi saksi atas kemaksiatan yang kamu lakukan. Juga menjadi saksi atas keringatmu mencari nafkah, atas letihnya menggapai ilmu, atas lelahnya aktiitas dakwahmu, atas setiap deritamu dalam kesempitan, atas kesabaranmu dalam penderitaan.

Hidupmu di mulai dari sini. Saat bahu ini semakin berat memikul tugas, hendaklah kuatkan pundakmu atau kau akan diganti dengan pundak-pundak yang lebih kuat. Upah hanya akan diberikan kepada mereka yang bekerja keras. Dan bonus hanya diberikan kepada mereka yang bekerja lebih dibanding kebanyakan orang. Dan piala terbaik hanya diberikan kepada para juara. Jadilah tentara Allooh yang luar biasa. Jadilah pejuang yang memenangkan pertempuran ini.

No where to run.

Tidak ada tempat bagimu untuk lari. Yang ada hanya jalan terjal yang harus kamu pilih atau jalan lapang ke tempat pengasingan tempat pejuang-pejuang yang kalah. Karena sesungguhnya, jauh dari pertempuran adalah mengasingkan diri dari keramaian dan mendekatkan diri pada kekalahan yang sempurna.

Hanya ada satu tempat bagi para pejuang. Arena pertempuran! Hanya orang-orang yang kuatlah yang akan bertahan. Dan hanya orang-orang yang pantang menyerahlah yang akan memenangkan pertempuran.

There are not Shortcuts

Tak ada jalan pintas. Pertempuran ini adalah sebuah keniscayaan. Keahlian tak dapat diraih hanya dengan beberapa hari, akan tetapi membutuhkan ketrampilan dan keahlian untuk terus mengasah dan meningkatkan kapasitas diri. Tantangan perjuangan dan lihainya musuh memaksa para pejuang terus meningkatkan kapasitas dirinya. Tidak ada jalan lain. Siapa yang kuat, dia yang bertahan. Siapa yang ngototlah dia yang dapat. Maka, ngototlah dalam perjuangan ini.

Ada satu habits yang harus terus menjadi kewajiban yang diamanahkan kepada para pejuang, yakni untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Yaitu dengan cara meng-Upgrade diri mereka masing-masing. Meng-Upgrade kekuatan tim mereka.  Inilah yang sewajarnya dilakukan oleh para pengemban risalah. Inilah yang senantiasa menjadi ruh. Upgrade, war, upgrade, war. Semakin sering meng-Upgrade diri, seorang pejuang akan semakin lihai dalam pertempuran.

Kini, bersama para pejuang, lahirlah sebuah nutrisi baru. Nutrisi otak dan nutrisi teknik tempur.  Agar para pejuang semakin tangguh dan semakin hebat.

Upgrade Your Life.

Advertisements

About Muslim Optimizer

karena hidup ini singkat, maka pastikan taat dengan syariat agar selamat dunia dan akhirat l berbagi untuk bekal kehidupan yang hakiki :) @prioagungw

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: