//
selamat membaca...
Inspirasi, Optimasi Diri

Disorientasi, Gak Lah Ya!

Disorientasi? Pernahkan Anda mengalaminya? Suatu keadaan dimana tubuh bekerja tak seimbang; kepala terasa penat, nafsu makan menurun, lemah, lesu, lunglai, tak bergairah, sering sakit perut dan pencernaan tidak normal, serta jantung berdetak lebih kencang? Jika ini pernah Anda alami bisa jadi Anda kurang sehat secara fisik, bisa saja kurang sehat secara psikis. Nah, maksudnya bagaimana?

Saat seseorang mengalami disorientasi (baca: tak tahu apa yang mau dilakukan, diraih dan yang dituju), maka setidaknya ia akan mengalami persoalan tersebut di atas. Lebih dari itu, perilaku yang ditunjukkan akan semakin jelas. Orang yang kehilangan orientasi dalam hidupnya akan melewati setiap detik, menit dan jamnya hanya untuk melakukan hal-hal yang sifatnya sia-sia belaka.

Biasanya hal yang akan dilakukan olehnya adalah pekerjaan yang acak, sifatnya insidental, terbawa arus kepentingan orang lain atau bahkan dimanfaatkan orang lain. Hasil pekerjaan yang diperoleh juga tidak akan maksimal. Ia tidak bahagia melakukan semua itu. Ada yang selalu kurang dalam dirinya. Sehingga hal ini menjadikannya frustrasi, mungkin ini sudah pada tingkat stress tahap tertentu.

Satu hal yang harus segera dilakukan adalah segera sadar dan kenali diri. Apa sesungguhnya yang ingin ia capai di dunia ini? Kenali diri dapat dilakukan dengan muhasabah diri, mulai cermati hal-hal apa yang disukai saat ia melakukan suatu pekerjaan tertentu, kemudian susunlah rencana untuk tetap dalam koridor bidang yang disukai itu. Muhasabah diri bisa dilakukan dengan merenung sejenak atas apa yang anda lakukan selama ini, atas apa yang Anda ingin selama ini? Apakah itu semua sesuai dengan minat pekerjaan Anda ataukah justru malah bertentangan? Mulailah musahasab diri sekarang juga.

Kenali diri selanjutnya, fikirkan secara mendalam sebenarnya apa tujuan penciptaan hidup Anda di dunia ini? Sejujurnya Anda harus yakin bahwa hidup ini sementara, dan akan mati. Kapan pun dan saat apapun. Tak dapat ada yang menolak kehadiran Ajal. Oleh karena itu, jika orientasi pada akhirat menjadi tujuan utama kehidupan ini, niscaya orientasi hidup Anda di dunia ini akan semakin bergairah. Jadi, disorientasi? Gak Lah Ya!

Advertisements

About Muslim Optimizer

karena hidup ini singkat, maka pastikan taat dengan syariat agar selamat dunia dan akhirat l berbagi untuk bekal kehidupan yang hakiki :) @prioagungw

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: